Jurusan Teknik Vs Pekerjaan Marketing! Siapa Takut?!

Sahabat Cewek, buat kamu yang anak kekinian dan selalu berteman dengan gadget, dan merasa salah jurusan?! NO! buang jauh – jauh pikiran itu deh

See More »

Anda berada disini: Beranda / FYI Sahabat

Jurusan Teknik Vs Pekerjaan Marketing! Siapa Takut?!

FYI Sahabat | 0 Komentar

Dunia kekinian, Digital, Social Media, Aplikasi!

Halo Sahabat Cewek, buat kamu yang anak kekinian dan selalu berteman dengan gadget, dan merasa salah jurusan?! NO! buang jauh – jauh pikiran itu deh, apapun yang sahabat cewek ambil sebagai dunia pendidikan formal merupakan ilmu yang pasti bermanfaat, tapi belajar dunia baru yang kekinian itu juga penting, Nah berikut ada cerita seru dari seorang cewek yang eksis didunia digital.

Salah Jurusan, Stop! Jangan men-Jugde dulu.

Rutinitas bekerja sehari-hari yang monoton dapat menjadi penyebab bosan dengan pekerjaan. Lalu merasa salah jurusan?! Butuh sesuatu yang baru dan lebih menantang. Ketika masuk didunia pekerjaan ini yang sering dirasakan? Eitss.. jangan buru-buru menyalahkan dan memutuskan untuk ‘resign keluar  dari pekerjaan. Apa saja yang perlu dievaluasi dan dipertimbangkan?

Kali ini kita simak Sahabat Amalia yang mau berbagi pengalaman!

“Halo Amalia, apa kabar?”

“Hallo Sahabat Cewek! Baik.”

Merchandiser? Salah satu Profesi menarik di Dunia Digital

Ego, realita dan segudang angan dibalik cerita seorang akademisi lulusan Teknik Lingkungan Institute Teknologi Bandung ini ternyata tidak menghalagi keinginannya untuk mengeksplore diri di dunia E-commerce berbasis teknologi. Apalagi kalau bukan dibidang Marketing. Sahabat cewek yang kerap berbelanja online, pastinya sangat kenal dengan Ebay, situs belanja online internasional. Sahabat inspiratif yang biasa dipanggil Amel ini berprofesi sebagai Merchandiser, pekerjaan yang seru terutama ketika menentukan produk apa yang layak dijual, dan bagaimana cara menampilkannya di situs online ini. Nah.. pekerjaan ini bisa buat berbagai bidang, kalau sahabat cewek punya hoby olahraga dan kulineran, sama dengan Amalia pasti akan merasakan senang berkarir di dunia E-commerce.

 

Dunia Baru.

Bangun Comfort Zone, Pahami Bidang, dan Potensi.

Apa sih Comfort Zone di dunia kerja itu? Keadaan dimana kita merasa nyaman dengan suatu situasi, lingkungan dan keadaan itu sendiri, bisa dari pertemanan, nuansa kerja atau perkerjaannya itu sendiri. Cerita Amalia,“Justru aku sendiri yang menciptakan comfort zone itu. Kalau ditanya tentang kerjaan, yang paling menantang ya kebiasaan dilingkungan pekerjaan dan tujuan dari pekerjaan nya sih”. Amalia juga menyarankan untuk mengenal dulu, bidang pekerjaan yang akan diambil. Misalnya, ia yang dulunya tidak pernah mengetahui bidang otomotif, sekarang harus belajar membedakan alat dan perlengkapan, serta suku cadang yang digunakan dibidang otomotif dan termasuk harus update dengan tipe-tipe mobil atau motor yang lagi viral atau punya potensi menjadi trend”.

 

Pede! menu baru sehari-hari.

Bukan sotoy kelas berat

Punya keyakinan akan metode trial and error  atau berani mencoba dan belajar itu modal utama. Pilih-pilih ingin bekerja atau karir yang disukai, dan menantang, tidak semua  orang berani melakukannya. Rumusnya cuma satu, yakin dengan tujuan ketika kita memilih pekerjaannya dahulu. Begitu kira-kira Sahabat Amalia mengilustrasikannya. Bagaimanapun, untuk urusan pekerjaan, apalagi baru mau belajar bekerja, jangan sotoy (sok tau, red) ya, malu bertanya sesat dijalan.

Once Sahabat bisa membangun comfort zone, be ready to leverage you up (red- mengembangkan potensi diri)!” Imbuhnya.

Sumber Foto ; dokumentasi pribadi, Editor ; Dito / Sari

 

 

Komentar :


Nama
Email
Komentar

Media Sosial

Ikuti kami

Tentang Kami

Komentar Terbaru

Wah...
Nama: Hani di Ayo Belajar Public Speaking!

Penasaran...
Nama: Tuty Queen di Vino G Bastian Jadi Sosok “Family Man”

Apakah...
Nama: Zoey Anderson di Jangan Jadi “Penyakitan” di Usia Produktif Akibat Rokok

Hubungi Kami